Proses Produksi Flange Stainless Steel

Flensa adalah kebutuhan dasar dalam industri perpipaan. Flensa adalah pelat dengan lubang di sudut-sudutnya. Mereka memungkinkan kita untuk menghubungkan dua pipa dengan kuat tanpa menyebabkan kebocoran. Baja tahan karat adalah bahan yang populer digunakan dalam pembuatan flensa ini. Namun, banyak orang yang tampaknya dikonsultasikan mengenai proses produksi flensa baja tahan karat.

pabrik-flensa-baja tahan karat

Dalam artikel ini, saya akan membahas semua langkah yang terlibat dalam pembuatan flensa. Jika Anda baru mengenal perpipaan atau bidang perpipaan, artikel ini cocok untuk Anda. Ini akan menjelaskan segala sesuatu tentang flensa stainless dengan kata-kata yang paling mudah. Jadi, mari kita mulai!

Mengapa Flensa Baja Tahan Karat Populer?

Pertama-tama, mari kita pelajari mengapa flensa baja tahan karat sangat populer.

Flensa baja tahan karat, tahan lama, dan kuat. Mereka dapat dengan mudah menahan tekanan fluida tinggi tanpa menunjukkan tanda-tanda kebocoran. Selain itu, mereka mudah tersedia dan relatif lebih murah. Semua faktor ini membuat flensa baja tahan karat sangat trendi dalam industri perpipaan.

Ingat, bahan ini adalah paduan berbasis besi yang mengandung berbagai elemen paduan. Bahan ini juga mengandung 10,5% kromium, yang membuat baja tahan karat menjadi sangat istimewa. Kromium ini membuat lapisan kromium oksida ketika bersentuhan dengan oksigen. Lapisan oksida ini sangat kuat dan mencegah karat pada bahan ini. 

Oleh karena itu, flensa yang dibuat dengan bahan stainless tahan karat. Itu sebabnya orang lebih suka menggunakan flensa stainless. Ini tidak berarti bahwa bendera stainless 100% tahan karat. Namun, kinerjanya dalam kondisi lembab lebih baik daripada bahan lain yaitu baja karbon atau aluminium. Alasan lain di balik popularitasnya adalah daya dukung tekanannya yang sangat baik.

Flensa umumnya menghubungkan dua pipa yang membawa fluida bertekanan tinggi. Jadi, flensa harus kuat untuk menahan tekanan. Jika lemah, Anda akan melihat masalah kebocoran pada flensa. Namun, bahan stainless memiliki efisiensi tekanan. Hasilnya, flensa yang terbuat dari bahan ini tetap aman tidak peduli seberapa besar tekanan yang dibawa oleh pipa fluida bertekanan tinggi.

Langkah demi Langkah Proses Produksi Flensa Baja Tahan Karat

Produksi flensa ini tidak mudah. Oleh karena itu, saya telah membagi bagian ini ke dalam langkah-langkah yang mudah dipahami. Ini akan membantu Anda lebih memahami bagaimana produksi flensa stainless berlangsung. Jadi, ayo kita mulai!

1- Pilih Jenis Baja Tahan Karat yang Tepat

Baja tahan karat tersedia dalam banyak jenis dan grade, masing-masing bervariasi dalam hal sifat dan harga. Sebagai contoh, baja tahan karat kelas 304 menawarkan ketahanan korosi yang luar biasa. Sebaliknya, baja tahan karat 316 memberikan kinerja yang sangat baik saat Anda membutuhkan ketahanan terhadap bahan kimia. Anda harus menganalisis kondisi di mana flensa Anda akan digunakan sebelum membuat keputusan akhir. Ini akan membantu Anda memilih jenis baja tahan karat yang benar. 

2- Pemotongan Baja Tahan Karat untuk membuat Flange Mentah

Langkah kedua adalah memotong bahan yang Anda pilih. Seperti yang Anda ketahui, flensa berbentuk bundar dengan lubang di sisinya. Benar kan? Jadi, Anda juga harus memotong bahan untuk mendapatkan pelat melingkar. Ingat, beberapa produsen juga menawarkan lembaran dan pelat baja tahan karat. Anda bisa menggunakan pelat yang sudah jadi itu untuk mengurangi kerumitan.

Berbagai teknik dan mesin tersedia untuk memotong lembaran. Beberapa metode standar meliputi: 

  • Pemotongan laser
  • Pemotongan plasma
  • Pemotongan waterjet

Pada umumnya, pemotong plasma lebih disukai jika Anda memilih baja tahan karat yang sangat tebal. Namun, pemotongan laser dan waterjet memberikan presisi. Ingat, mesin pemotong modern juga dilengkapi dengan fitur CNC. Ini berarti bahwa mereka dikendalikan oleh sistem komputer, yang meningkatkan ketepatannya. Langkah ini akan memberi Anda flensa berbentuk lingkaran mentah yang membutuhkan lebih banyak pemesinan.

3- Pemanasan, Penempaan, dan Pembentukan Flensa Mentah

Setelah flensa mentah dipotong, flensa tersebut mengalami pemanasan pada suhu 950°C hingga 1250°C. Pemanasan ini memainkan peran kunci dalam membentuk flensa mentah. Pemanasan membuat flensa mudah dibentuk dan mudah dibentuk. Setelah pemanasan, yang melunak atau lunak flensa baja tahan karat masuk ke dalam cetakan, yang mirip dengan bentuk flensa yang diinginkan. 

Setelah cetakan ditutup, cetakan akan mengalami penekanan. Hasilnya, bahan yang mudah dibentuk mengadopsi bentuk cetakan. Jadi, Anda mendapatkan flensa yang persis serupa dengan bentuk yang Anda inginkan. Proses pemanasan dan pembentukan ini disebut penempaan. Proses ini memiliki dua jenis: penempaan cetakan terbuka dan penempaan cetakan tertutup. 

Penempaan cetakan terbuka umumnya digunakan saat membuat flensa yang lebih besar. Di sisi lain, penempaan cetakan tertutup menggunakan cetakan dan cocok untuk memproduksi flensa yang lebih kecil. Manufaktur modern menggunakan mesin tempa untuk membentuk flensa setelah pemanasan. Mesin-mesin ini lebih cepat dan efisien. 

4- Pemesinan Kasar untuk Kualitas yang Lebih Baik

Proses penempaan memberikan bentuk flensa yang diinginkan. Namun, masih ada beberapa masalah keseragaman, terutama dari bagian tepinya. Oleh karena itu, flensa ini menjalani mesin lebih lanjut. Umumnya, mesin bubut CNC atau mesin milling digunakan untuk menghasilkan finishing yang sangat baik. Mesin-mesin ini menghilangkan tepi yang tidak perlu dan material yang tidak diinginkan dari flensa. Setelah pemesinan ini, tepi flensa menjadi seragam dan lebih halus. 

5- Mengebor Lubang Baut 

Pemesinan memberikan hasil akhir dan keseragaman yang sempurna pada flensa. Flensa siap untuk dilubangi. Ingat, membuat lubang bisa menjadi langkah yang lebih rumit dalam produksi flensa baja tahan karat. Lubang umumnya dibor dengan orientasi melingkar di dekat tepi flensa. 

Beberapa parameter harus dipertimbangkan saat mengebor. Lubang-lubang harus memiliki ukuran yang sama dalam hal diameter. Selain itu, jarak antar lubang dan kedalamannya harus seragam. Kesalahan kecil pada lubang pengeboran akan mengakibatkan ketidaksejajaran saat Anda memasang mur pada lubang tersebut. Di waktu lalu, lubang pengeboran memerlukan perhatian manusia yang maksimal.

Namun, banyak hal telah berubah karena mesin bor CNC telah mengambil alih. Produsen memprogram mesin ini dengan instruksi. Hasilnya, mesin mengikuti instruksi dan mengebor lubang yang akurat. Keakuratan dan kecepatannya membuat mesin ini harus dimiliki saat membuat flensa.

6- Perlakuan Panas untuk Kekuatan yang Lebih Baik

Bahan baja tahan karat sangat kuat. Namun, flensa yang dibuat dengan bahan ini masih membutuhkan perlakuan panas tambahan. Proses pemanasan ini memastikan kekuatan mekanis flensa yang lebih baik. Perlakuan panas dilakukan pada suhu yang terkendali. Selain itu, ada dua cara untuk melakukannya, yaitu sebagai berikut:

  • Anil
  • Quenching & Tempering

Anil melibatkan pemanasan dan pendinginan flensa secara perlahan. Di sisi lain, quenching & tempering dilakukan dengan cepat. Dalam proses ini, flensa mengalami pendinginan ekstrim dan kemudian tiba-tiba terkena suhu tinggi. Kedua proses ini mengurangi tekanan internal dan meningkatkan ketangguhan flensa.

7- Perawatan & Pemolesan Permukaan

Pemanasan meningkatkan daya tahan dan membuatnya siap digunakan. Namun, produsen menempatkan flensa ini di bawah perawatan permukaan tambahan. Misalnya, mereka menggunakan mesin pembubut untuk menciptakan kehalusan permukaan flensa. Selain itu, pengeboran dan talang dilakukan untuk memeriksa lubang bagian dalam lubang. 

Sebagian produsen mengaplikasikan lapisan cat pada flensa agar tahan terhadap korosi. Namun demikian, lapisan ini tidak terlalu penting. Alasannya adalah bahan stainless steel itu sendiri tahan karat. Setelah perawatan permukaan ini, flensa menjalani pemeriksaan. Selama proses ini, ini diuji dalam kondisi dunia nyata. Jika memenuhi standar yang ditetapkan, itu disetujui dan tersedia untuk digunakan. 

Kesimpulan

Produksi flensa bisa jadi rumit, terutama jika Anda tidak memiliki alat yang tepat. Dalam artikel ini, saya telah menyebutkan penggunaan berbagai alat dan mesin. Tanpa mereka, prosesnya menjadi menantang. Kemungkinan kesalahan manusia mempengaruhi kualitas flensa stainless. 

Umumnya, flensa diproduksi oleh para profesional. Saya tidak menganggap produksi ini sebagai proyek DIY. Dalam artikel ini, saya sudah menjelaskan pembuatan lengkap dalam langkah-langkah yang mudah dipahami. Jika Anda memiliki peralatan, mengikuti langkah-langkah tersebut akan membantu Anda membuat flensa. Namun demikian, jika Anda tidak memiliki peralatan, saya sarankan untuk tidak mencoba proses ini.